Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Rampung pada 2018

by

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak memastikan bahwa pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,02 kilometer akan rampung pada akhir tahun 2018.

Awang mengunjungi semua lokasi jalan tol yang masih dalam tahap pembangunan untuk melihat kemajuan proses pembangunannya.

“Tahun 2018 rampung, kami tinjau hari ini dari Samarinda sampai Balikpapan,” kata dia, Selasa (5/12/2017).

Awang menuturkan, desas-desus persoalan lahan yang menghambat pembangunan tol itu tidak benar. Sebab, tanah yang digunakan untuk pembangunan tol adalah milik pemerintah dan bukan milik masyarakat.

“Itu lahan milik pemerintah, jangan lagi ada yang bilang belum pembebasan lahan,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut dia, memang ada ganti rugi yang dibayarkan pemerintah untuk masyarakat. Biaya tersebut merupakan biaya ganti tanam tumbuh milik warga petani.

“Itu istilahnya tanam tumbuh. Ada warga yang menanam di lahan pemerintah, jadi dibayar itu diganti biayanya. Bukan pembebasan lahan tapi penggantian biaya tanam tumbuh,” sebutnya.

Awang berharap, proyek tersebut segera rampung sesuai target.

“Kami akan terus tinjau pembangunannya, proyek jalan tol harus rampung sesuai target di tahun 2018 mendatang,” sebutnya.

Proyek jalan tol Balikpapan-Samarinda terbagi dalam lima seksi, masing-masing seksi I ruas kilometer 13 Balikpapan-Samboja sepanjang 21,9 kilometer, seksi II ruas Samboja-Muara Jawa (30,9 kilometer), seksi III ruas Muara Jawa-Palaran (17,3 kilometer), seksi IV ruas Palaran-Jembatan Mahkota II (17,5 kilometer), dan seksi V ruas kilometer 13 Balikpapan-Sepinggan (10,9 kilometer).

Setelah proyek tol Samarinda-Balikpapan sukses, Awang berencana melanjutkan pembangunan tol Samarinda-Bontang, Bontang-Bengalon, Bengalon Kaliorang, Kaliorang hingga Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy di Kabupaten Kutai Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *